Postingan ini sebagai sarana untuk konfirmasi pengerjaan tugas Mata Pelajaran TIK untuk Kelas XII A3 SMA 2 Bae Tahun Ajaran 2010/2011. Tugas yang dikonfirmasi di postingan ini adalah tugas Membuat Blog. Bagi siswa yang telah membuat blog dan siap untuk dinilai, silahkan konfirmasi dengan memasukkan komentar pada postingan ini yang berisi Nama, No Absen, dan alamat blog yang siap untuk dinilai. Batas akhir konfirmasi adalah tanggal 21 November 2010 pukul 14.00 WIB. Selamat mengerjakan....My Facebook
Pengikut
Sering Dilihat
08 November 2010
Konfirmasi Tugas Membuat Blog Kelas XII A3 Tahun Pelajaran 2010/2011
Postingan ini sebagai sarana untuk konfirmasi pengerjaan tugas Mata Pelajaran TIK untuk Kelas XII A3 SMA 2 Bae Tahun Ajaran 2010/2011. Tugas yang dikonfirmasi di postingan ini adalah tugas Membuat Blog. Bagi siswa yang telah membuat blog dan siap untuk dinilai, silahkan konfirmasi dengan memasukkan komentar pada postingan ini yang berisi Nama, No Absen, dan alamat blog yang siap untuk dinilai. Batas akhir konfirmasi adalah tanggal 21 November 2010 pukul 14.00 WIB. Selamat mengerjakan....Konfirmasi Tugas Membuat Blog Kelas XII S1 Tahun Pelajaran 2010/2011
Postingan ini sebagai sarana untuk konfirmasi pengerjaan tugas Mata Pelajaran TIK untuk Kelas XII S1 SMA 2 Bae Tahun Ajaran 2010/2011. Tugas yang dikonfirmasi di postingan ini adalah tugas Membuat Blog. Bagi siswa yang telah membuat blog dan siap untuk dinilai, silahkan konfirmasi dengan memasukkan komentar pada postingan ini yang berisi Nama, No Absen, dan alamat blog yang siap untuk dinilai. Batas akhir konfirmasi adalah tanggal 14 November 2010 pukul 14.00 WIB. Selamat mengerjakan....02 November 2010
Linux File Permissions
Beberapa waktu yang lalu sekolah tempat saya bekerja mendapat bantuan Server Konten Pembelajaran. Sudah terinstal semua konten pembelajaran dari materi SD sampai SMA. Saya berkeinginan untuk menghapus konten untuk SD dan SMP sehingga tinggal materi SMA saja yang ada dalam server kemudian menambahkan beberapa konten yang sudah dimiliki oleh sekolah kami sendiri. Tapi karena OS nya menggunakan Linux, harus mengubah file permissionsnya. Akhirnya saya langsung bertanya sama "mbahe". Dari beberapa jawaban yang diberikan "mbahe", saya pilih salah satu yang mudah saya pahami. Jawaban itu dari http://www.edison.web.id, seperti dibawah ini
Pada sistem operasi Linux, setiap user akan memiliki User ID (UID) dan Group ID (GID). UID dan GID ini akan digunakan untuk mengetahui hak apa saja yang dimiliki oleh satu user terhadap File tertentu. Pada sistem operasi Linux, File juga memiliki UID dan GUI sendiri. Secara default, UID dan GUID sebuah File akan sama dengan UID dan GID user yang membuat File tersebut. Selanjutnya, UID dan GID itu akan dapat diganti sesuai keinginan. Berdasar UID dan GID maka hak akses (permissions) sebuah File dapat dibagi menjadi 3 kategori, yaitu: Owner Permissions, Group Permissions dan World Permissions.
Owner Permissions,
User yang memiliki UID yang sama dengan UID File akan memiliki hak atas File tersebut. Permisi seperti ini biasa disebut dengan Owner Permissions atau user permissions.
Group Permissions,
User yang memiliki GID yang sama dengan GID File akan memiliki hak atas File tersebut.
World Permissions,
User yang walaupun tidak memiliki UID atau GID yang sama dengan File, akan tetapi memiliki hak akan File tersebut yaitu World Permissions atau sering juga Other Permissions.
Kemungkinan hak yang dimiliki oleh Owner, Group dan World permissions adalah Read Permissions, Write Permissions dan Execute Permissions.
Read Permission: Isi sebuah File bisa dibaca
Write Permission: Isi sebuah File bisa dibaca atau diubah
Execute Permission: Program yang ada pada File dapat dijalankan (Eksekusi).
Untuk melihat owenership dan permission sebuah File dapat digunakan perintah ls -l. Misal untuk melihat ownership dan permissions File pada Folder /samba/publicdata/java, kita dapat tuliskan di jendela terminal
#ls -l /samba/publicdata/java
total 11684
drwxrwxrwx 2 edison edison 4096 2008-03-13 14:26 flashPlayer
drwxrwxrwx 6 edison edison 4096 2008-03-13 14:16 foo2zjs
-rw-r–r– 1 root root 142 2008-03-14 15:05 nfs.txt
-rw-rw-rw- 1 edison edison 19191 2008-03-11 14:37 nis.odt
Output perintah diatas, dapat dijelaskan sebagai berikut:
Kolom paling kiri output diatas sebanyak 10 karakter adalah permissions File yang ada di dalam Folder java. Karakter pertama (karakter paling kiri) akan menunjukkan apakah isi Folder java sebuah directory (d), sebuah link (l) atau sebuah file (-). Pada output diatas, output baris pertama dan baris kedua adalah sebuah directory (d), sedang output ketiga dan keempat adalah file(-).
Sembilan karakter berikutnya terbagi atas tiga kelompok dengan masing - masing 3 karakter. Perhatikan file permission untuk File nfs.txt atau output baris ketiga perintah diatas (permission untuk file nfs.txt) adalah seperti berikut: -rw-r–r–. Karakter pertama (-) menunjukkan bahwa nfs.txt adalah sebuah File. 3 Karakter kelompok pertama (rw-) adalah permission untuk owner, 3 karakter kelompok kedua (r–) adalah permission yang dimiliki oleh Group dan 3 karakter kelompok ketiga (r–) adalah permission untuk World. Jadi dari output diatas dapat dijelaskan sebagai berikut: nfs.txt adalah sebuah file dimana owner file tersebut dapat melakukan read/write, sedang group dan user yang lain hanya dapat melakukan read.
Permissions adalah kombinasi 3 angka biner, read (r) memiliki angka biner 100(4), write (w) memiliki angka biner 010 (2) dan execute(x) memiliki angka biner 001(1). Pada File nfs.txt diatas, Owner memiliki permission rw- atau sama dengan 6 (4+2) sedang Group dan User lainnya memiliki permission r– atau sama dengan 4, jadi secara keseluruhan, permisson pada file nfs.txt adalah 644.
Mengganti File Permission
Dengan mengetahui kombinasi angka permission seperti yang dijelaskan diatas, kita akan mudah untuk mengatur permission untuk sebuah file yaitu dengan menggunakan perintah chmod (Change Mode). Pada contoh berikut ini, kita akan mengganti permission untuk File nfs.txt, tetapi sebelumnya akan melihat permission saat ini yang dimiliki oleh File nfs.txt, pada jendela terminal tuliskan perintah berikut ini:
#ls -l /samba/publicdata/java/nfs.txt
-rw-r–r– 1 root root 142 2008-03-14 15:05
Dari output perintah diatas, kita dapat tahu bahwa permission untuk File nfs.txt adalah 644(rw-r–r–). Sekarang, jika kita akan memberikan permission rw untuk group dan user lainnya kita harus mengganti permission File nfs.txt menjadi 666 (rw-rw-rw-). Untuk itu, pada jendela terminal tuliskan perintah berikut:
# chmod 666 /samba/publicdata/nfs.txt
Dengan perintah chmod 666 diatas, maka owner, group dan user lainnya akan memiliki read/write permission terhadap File nfs.txt. Sekarang ulangi perintah berikut:
#ls -l /samba/publicdata/java/nfs.txt
-rw-rw-rw- 1 root root 142 2008-03-14 15:05
Seperti dijelaskan sebelumnya, maka File nfs.txt permission sudah menjadi rw-rw-rw-.
Mengganti Group
Pada penjelasan diatas disebutkan bahwa secara default File akan memiliki UID dan GID sesuai UID dan GID user yang membuat File tersebut. Pada File nfs.txt diatas, kita juga dapat mengetahui bahwa owner File adalah root dan Group yang memiliki hak atas tersebut adalah root juga. Sekarang, kita akan coba mengganti Group yang memiliki hak untuk File nfs.txt dari root menjadi itstaffs. Untuk memastikan bahwa group itstaffs sudah ada, gunakan perintah berikut:
# cat /etc/group
Bila ternyata belum ada gunakan perintah berikut untuk membuat Group itstaffs
# groupadd itstaffs
Sekarang ganti group yang memiliki hak dari root menjadi itstaffs dengan perintah:
# chgrp itstaffs /samba/publicdata/java/nfs.txt
Sekarang periksa apakah group yang memiliki hak terhadap File nfs.txt sudah berganti dari root menjadi itstaffs dengan perintah:
# ls -l /samba/publicdata/java/nfs.txt
-rw-rw-rw- 1 root itstaffs 142 2008-03-14 15:05
Selengkapnya.......
Pada sistem operasi Linux, setiap user akan memiliki User ID (UID) dan Group ID (GID). UID dan GID ini akan digunakan untuk mengetahui hak apa saja yang dimiliki oleh satu user terhadap File tertentu. Pada sistem operasi Linux, File juga memiliki UID dan GUI sendiri. Secara default, UID dan GUID sebuah File akan sama dengan UID dan GID user yang membuat File tersebut. Selanjutnya, UID dan GID itu akan dapat diganti sesuai keinginan. Berdasar UID dan GID maka hak akses (permissions) sebuah File dapat dibagi menjadi 3 kategori, yaitu: Owner Permissions, Group Permissions dan World Permissions.
Owner Permissions,
User yang memiliki UID yang sama dengan UID File akan memiliki hak atas File tersebut. Permisi seperti ini biasa disebut dengan Owner Permissions atau user permissions.
Group Permissions,
User yang memiliki GID yang sama dengan GID File akan memiliki hak atas File tersebut.
World Permissions,
User yang walaupun tidak memiliki UID atau GID yang sama dengan File, akan tetapi memiliki hak akan File tersebut yaitu World Permissions atau sering juga Other Permissions.
Kemungkinan hak yang dimiliki oleh Owner, Group dan World permissions adalah Read Permissions, Write Permissions dan Execute Permissions.
Read Permission: Isi sebuah File bisa dibaca
Write Permission: Isi sebuah File bisa dibaca atau diubah
Execute Permission: Program yang ada pada File dapat dijalankan (Eksekusi).
Untuk melihat owenership dan permission sebuah File dapat digunakan perintah ls -l. Misal untuk melihat ownership dan permissions File pada Folder /samba/publicdata/java, kita dapat tuliskan di jendela terminal
#ls -l /samba/publicdata/java
total 11684
drwxrwxrwx 2 edison edison 4096 2008-03-13 14:26 flashPlayer
drwxrwxrwx 6 edison edison 4096 2008-03-13 14:16 foo2zjs
-rw-r–r– 1 root root 142 2008-03-14 15:05 nfs.txt
-rw-rw-rw- 1 edison edison 19191 2008-03-11 14:37 nis.odt
Output perintah diatas, dapat dijelaskan sebagai berikut:
Kolom paling kiri output diatas sebanyak 10 karakter adalah permissions File yang ada di dalam Folder java. Karakter pertama (karakter paling kiri) akan menunjukkan apakah isi Folder java sebuah directory (d), sebuah link (l) atau sebuah file (-). Pada output diatas, output baris pertama dan baris kedua adalah sebuah directory (d), sedang output ketiga dan keempat adalah file(-).
Sembilan karakter berikutnya terbagi atas tiga kelompok dengan masing - masing 3 karakter. Perhatikan file permission untuk File nfs.txt atau output baris ketiga perintah diatas (permission untuk file nfs.txt) adalah seperti berikut: -rw-r–r–. Karakter pertama (-) menunjukkan bahwa nfs.txt adalah sebuah File. 3 Karakter kelompok pertama (rw-) adalah permission untuk owner, 3 karakter kelompok kedua (r–) adalah permission yang dimiliki oleh Group dan 3 karakter kelompok ketiga (r–) adalah permission untuk World. Jadi dari output diatas dapat dijelaskan sebagai berikut: nfs.txt adalah sebuah file dimana owner file tersebut dapat melakukan read/write, sedang group dan user yang lain hanya dapat melakukan read.
Permissions adalah kombinasi 3 angka biner, read (r) memiliki angka biner 100(4), write (w) memiliki angka biner 010 (2) dan execute(x) memiliki angka biner 001(1). Pada File nfs.txt diatas, Owner memiliki permission rw- atau sama dengan 6 (4+2) sedang Group dan User lainnya memiliki permission r– atau sama dengan 4, jadi secara keseluruhan, permisson pada file nfs.txt adalah 644.
Mengganti File Permission
Dengan mengetahui kombinasi angka permission seperti yang dijelaskan diatas, kita akan mudah untuk mengatur permission untuk sebuah file yaitu dengan menggunakan perintah chmod (Change Mode). Pada contoh berikut ini, kita akan mengganti permission untuk File nfs.txt, tetapi sebelumnya akan melihat permission saat ini yang dimiliki oleh File nfs.txt, pada jendela terminal tuliskan perintah berikut ini:
#ls -l /samba/publicdata/java/nfs.txt
-rw-r–r– 1 root root 142 2008-03-14 15:05
Dari output perintah diatas, kita dapat tahu bahwa permission untuk File nfs.txt adalah 644(rw-r–r–). Sekarang, jika kita akan memberikan permission rw untuk group dan user lainnya kita harus mengganti permission File nfs.txt menjadi 666 (rw-rw-rw-). Untuk itu, pada jendela terminal tuliskan perintah berikut:
# chmod 666 /samba/publicdata/nfs.txt
Dengan perintah chmod 666 diatas, maka owner, group dan user lainnya akan memiliki read/write permission terhadap File nfs.txt. Sekarang ulangi perintah berikut:
#ls -l /samba/publicdata/java/nfs.txt
-rw-rw-rw- 1 root root 142 2008-03-14 15:05
Seperti dijelaskan sebelumnya, maka File nfs.txt permission sudah menjadi rw-rw-rw-.
Mengganti Group
Pada penjelasan diatas disebutkan bahwa secara default File akan memiliki UID dan GID sesuai UID dan GID user yang membuat File tersebut. Pada File nfs.txt diatas, kita juga dapat mengetahui bahwa owner File adalah root dan Group yang memiliki hak atas tersebut adalah root juga. Sekarang, kita akan coba mengganti Group yang memiliki hak untuk File nfs.txt dari root menjadi itstaffs. Untuk memastikan bahwa group itstaffs sudah ada, gunakan perintah berikut:
# cat /etc/group
Bila ternyata belum ada gunakan perintah berikut untuk membuat Group itstaffs
# groupadd itstaffs
Sekarang ganti group yang memiliki hak dari root menjadi itstaffs dengan perintah:
# chgrp itstaffs /samba/publicdata/java/nfs.txt
Sekarang periksa apakah group yang memiliki hak terhadap File nfs.txt sudah berganti dari root menjadi itstaffs dengan perintah:
# ls -l /samba/publicdata/java/nfs.txt
-rw-rw-rw- 1 root itstaffs 142 2008-03-14 15:05
Label:
komputer,
Linux,
Tip dan Trik Komputer
31 Oktober 2010
Membuat Blog di Bogger

Postingan ini hanya untuk siswa saya yang baru belajar membuat blog. Sebagai panduan saya sengaja menulis postingan Membuat Blog di Blogger meskipun postingan yang sama sudah pernah saya muat. Pada posting sebelumnya panduan membuat blog di blogger saya tulis dalam format pdf sehingga siswa harus mendownload filenya. Kali ini saya tulis lengkap dalam postingan ini.
Langkah awal untuk membuat blog di blogger adalah buka browser anda kemudian ketikkan http://www.blogger.com pada address bar. Sehingga akan muncul tampilan seperti di bawah ini.

Kemudian Klik pada tombol Get Started, sehingga akan tampil form seperti gambar di bawah ini yang harus diisi dengan benar.

Isi kotak isian yang ada pada form tersebut sesuai dengan yang diminta. Mulai dari mengisi alamat email, password, nama tampilan, sapai dengan mengetikkan kata verifikasi. Jangan lupa klik kotak di depan Term of Service sehingga muncul tanda centang pada kotak tersebut. Namun apabila anda sudah memiliki akun di Google, misalnya sudah punya alamat di Gmail anda tidak perlu mengisi form di atas. Klik saja tulisan Sign In First pada bagian atas form sehingga anda akan dibawa kepada tampilan seperti berikut.

Pada form ini anda tinggal mengisikan Display Name (Nama Tampilan) yaitu nama yang digunakan untuk menandai postingan kita. Pada kotak Email notification klik untuk memperoleh informasi tentang blog melalui email, biarkan saja jika tidak menginginkannya. Untuk kotak Acceptance of Terms di bawahnya wajib di klik sehingga muncul tanda centanga. Klik CONTINUE untuk menuju langkah berikutnya.
Sebelum masuk ke langkah kedua, terkadang Google meminta verifikasi identitas kita melalui tampilan seperti di bawah ini.

Pada Verification Opitions saya sarankan pilih Text Message untuk menerima kode verifikasi lewat pesan (SMS). Kemudian pilih negara (Indonesia tentunya) dan isikan nomor HP anda. Lalu klik tombol Send verification code to my mobile phone sehingga akan muncul tampilan berikut.

Isikan kode ferifikasi dari Google yang telah anda terima di HP pada kotak isian di atas kemudian klik Verify. Setelah langkah ini anda baru dibawa ke langkah yang kedua yaitu Name your blog atau memberi nama blog.

Isikan Blog tittle (Judul Blog) sesuai keinginan anda. Judul Blog ini akan di tampilkan pada header blog anda. Kemudian pada Blog address (URL) isi dengan alamat blog yang anda inginkan. Klik Check Availability untuk melihat alamat tersebut tersedia atau tidak. Jika tersedia klik CONTINUE. Sehingga anda akan diminta memilih template awal blog anda.

Klik template yang anda suka. Sebagai contoh saya memilih Picture Window. Kemudian klik CONTINUE maka akan muncul tampilan seperti berikut.

Blog anda sudah jadi. Untuk langsung memulai blogging, klik START BLOGGING sehingga blogger akan membawa kita ke halaman POSTING.

Silahkan buat posting pertama anda. Tulis judul posting, isi posting dan jangan lupa label untuk postingan anda. Setelah selesai klik PUBLISH POST (Terbitkan Entri). Jika tidak ada kesalahan pada posting kita maka akan muncul tampilan berikut.

Posting pertama anda telah sukses. Klik View Blog atau View Post untuk melihat hasilnya.

Selesai.
Selengkapnya.......

Pada Verification Opitions saya sarankan pilih Text Message untuk menerima kode verifikasi lewat pesan (SMS). Kemudian pilih negara (Indonesia tentunya) dan isikan nomor HP anda. Lalu klik tombol Send verification code to my mobile phone sehingga akan muncul tampilan berikut.

Isikan kode ferifikasi dari Google yang telah anda terima di HP pada kotak isian di atas kemudian klik Verify. Setelah langkah ini anda baru dibawa ke langkah yang kedua yaitu Name your blog atau memberi nama blog.

Isikan Blog tittle (Judul Blog) sesuai keinginan anda. Judul Blog ini akan di tampilkan pada header blog anda. Kemudian pada Blog address (URL) isi dengan alamat blog yang anda inginkan. Klik Check Availability untuk melihat alamat tersebut tersedia atau tidak. Jika tersedia klik CONTINUE. Sehingga anda akan diminta memilih template awal blog anda.

Klik template yang anda suka. Sebagai contoh saya memilih Picture Window. Kemudian klik CONTINUE maka akan muncul tampilan seperti berikut.

Blog anda sudah jadi. Untuk langsung memulai blogging, klik START BLOGGING sehingga blogger akan membawa kita ke halaman POSTING.

Silahkan buat posting pertama anda. Tulis judul posting, isi posting dan jangan lupa label untuk postingan anda. Setelah selesai klik PUBLISH POST (Terbitkan Entri). Jika tidak ada kesalahan pada posting kita maka akan muncul tampilan berikut.

Posting pertama anda telah sukses. Klik View Blog atau View Post untuk melihat hasilnya.

Selesai.
Label:
MembuatBlog,
Weblog
Langganan:
Postingan (Atom)
Link Pendidikan
Link Layanan Pendidikan
Blog Archive
-
▼
2017
(2)
- ► November 2017 (1)
-
►
2011
(21)
- ► Desember 2011 (2)
- ► Agustus 2011 (2)
- ► April 2011 (2)
- ► Maret 2011 (2)
- ► Februari 2011 (1)
- ► Januari 2011 (3)
-
►
2010
(39)
- ► Desember 2010 (1)
- ► November 2010 (8)
- ► Oktober 2010 (4)
- ► September 2010 (1)
- ► Agustus 2010 (1)
- ► April 2010 (1)
- ► Maret 2010 (2)
- ► Februari 2010 (9)
- ► Januari 2010 (7)
-
►
2009
(71)
- ► Desember 2009 (1)
- ► November 2009 (1)
- ► Oktober 2009 (5)
- ► September 2009 (4)
- ► Agustus 2009 (4)
- ► April 2009 (6)
- ► Maret 2009 (9)
- ► Februari 2009 (13)
- ► Januari 2009 (7)



