Matematika dan Komputer : Selamat datang di Blog Pendidikan Matematika dan Komputer
Tampilkan postingan dengan label Info Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info Pendidikan. Tampilkan semua postingan

16 Desember 2011

Dua Jenis Guru (Oleh Rhenald Kasali)

Saat browsing mencari bahan untuk mengerjakan tugas kuliah, secara tak sengaja menemukan sebuah artikel yang ditulis oleh Rhenald Kasali, Ketua Program UI pada Hari Pendidikan Nasional Mei yang lalu. Tertarik dengan tulisan yang ada di http://blog.fitb.itb.ac.id tersebut, akhirnya saya muat di blog saya ini. Tulisan Rhenald Kasali tersebut tentang Dua Jenis Guru, profesi yang selama ini saya geluti. Berikut ini adalah tulisan dari Rhenald Kasali.
Ada dua jenis guru. Guru pertama adalah guru kognitif, sedangkan guru kedua adalah guru kreatif. Guru kognitif sangat berpengetahuan. Mereka hafal segala macam rumus, banyak bicara, banyak memberi nasihat, sayangnya sedikit sekali mendengarkan.
Sebaliknya, guru kreatif lebih banyak tersenyum, namun tangan dan badannya bergerak aktif. Setiap kali diajak bicara dia mulai dengan mendengarkan, dan saat menjelaskan sesuatu, dia selalu mencari alat peraga.Entah itu tutup pulpen, botol plastik air mineral,kertas lipat,lidi,atau apa saja. Lantaran jumlahnya hanya sedikit, guru kreatif jarang diberi kesempatan berbicara. Dia tenggelam di antara puluhan guru kognitif yang bicaranya selalu melebar ke mana-mana. Mungkin karena guru kognitif tahu banyak, sedangkan guru kreatif berbuatnya lebih banyak.

Guru Kognitif
Guru kognitif hanya mengajar dengan mulutnya. Dia berbicara panjang lebar di depan siswa dengan menggunakan alat tulis. Guru-guru ini biasanya sangat bangga dengan murid-murid yang mendapat nilai tinggi. Guru ini juga bangga kepada siswanya yang disiplin belajar, rambutnya dipotong rapi, bajunya dimasukkan ke dalam celana atau rok, dan hafal semua yang dia ajarkan. Bagi guru-guru kognitif, pusat pembelajaran ada di kepala manusia, yaitu brain memory. Asumsinya, semakin banyak yang diketahui seseorang, semakin pintarlah orang itu.
Dan semakin pintar akan membuat seseorang memiliki masa depan yang lebih baik. Guru kognitif adalah guru-guru yang sangat berdisiplin. Mereka sangat memegang aturan, atau meminjam istilah para birokrat (PNS), sangat patuh pada ”tupoksi”. Saya sering menyebut mereka sebagai guru kurikulum. Kalau di silabus tertulis buku yang diajarkan adalah buku ”x” dan bab-bab yang diberikan adalah bab satu sampai dua belas, mereka akan mengejarnya persis seperti itu sampai tuntas.
Karena ujian masuk perguruan tinggi adalah ujian rumus, guru-guru kognitif ini adalah kebanggaan bagi anak-anak yang lolos masuk di kampus-kampus favorit. Kalau sekarang, mereka adalah kebanggaan bagi siswa-siswa peserta UN. Sayangnya, sekarang banyak ditemukan anak-anak yang cerdas secara kognitif sulit menemukan ”pintu” bagi masa depannya. Anak-anak ini tidak terlatih menembus barikade masa depan yang penuh rintangan, lebih dinamis ketimbang di masa lalu, kaya dengan persaingan, dan tahan banting.
Saya sering menyebut anak-anak produk guru kognitif ini ibarat kereta api Jabodetabek yang hanya berjalan lebih cepat daripada kendaraan lain karena jalannya diproteksi, bebas rintangan. Beda benar dengan kereta supercepat Shinkanzen yang memang cepat. Yang satu hanya menaruh lokomotif di kepalanya, sedangkan yang satunya lagi, selain di kepala, lokomotif ada di atas seluruh roda besi dan relnya.

Guru Kreatif Ini guru yang sering kali dianggap aneh di belantara guru-guru kognitif. Sudah jumlahnya sedikit, mereka sering kali kurang peduli dengan tupoksi dan silabus. Mereka biasanya juga sangat toleran terhadap perbedaan dan cara berpakaian siswa. Tetapi, mereka sebenarnya guru yang bisa mempersiapkan masa depan anak-anak didiknya. Mereka bukan sibuk mengisi kepala anak-anaknya dengan rumus-rumus, melainkan membongkar anak-anak didik itu dari segala belenggu yang mengikat mereka.
Belenggu- belenggu itu bisa jadi ditanam oleh para guru, orang tua, dan tradisi seperti tampak jelas dalam membuat gambar (pemandangan, gunung dua buah, matahari di antara keduanya, awan, sawah, dan seterusnya). Atau belenggu-belenggu lain yang justru mengantarkan anak-anak pada perilaku-perilaku selfish, ego-centrism, merasa paling benar,sulit bergaul, mudah panik, mudah tersinggung, kurang berbagi, dan seterusnya.
Guru-guru ini mengajarkan life skills, bukan sekadar soft skills, apalagi hard skill. Berbeda dengan guru kognitif yang tak punya waktu berbicara tentang kehidupan, mereka justru bercerita tentang kehidupan (context) yang didiami anak didik. Namun, lebih dari itu, mereka aktif menggunakan segala macam alat peraga. Bagi mereka, memori tak hanya ada di kepala, tapi juga ada di seluruh tubuh manusia.
Memori manusia yang kedua ini dalam biologi dikenal sebagai myelin dan para neuroscientist modern menemukan myelin adalah lokomotif penggerak (muscle memory). Di dalam ilmu manajemen, myelin adalah faktor pembentuk harta tak kelihatan (intangibles) yang sangat vital seperti gestures, bahasa tubuh, kepercayaan, empati, keterampilan, disiplin diri,dan seterusnya.
Saat bertemu guru-guru kognitif, saya sempat bertanya apakah mereka menggunakan alat-alat peraga yang disediakan di sekolah? Saya terkejut, hampir semua dari mereka bilang tidak perlu, semua sudah jelas ada di buku. Beberapa di antara mereka bahkan tidak tahu bahwa sekolah sudah menyediakan mikroskop dan alatalat bantu lainnya. Sebaliknya,guru-guru kreatif mengatakan: ”Kalau tidak ada alat peraga,kita akan buat sendiri dari limbah. Kalau perlu, kita ajak siswa turun ke lapangan mengunjungi lapangan. Kalau tak bisa mendatangkan Bapak ke dalam kelas, kita ajak siswa ke rumah Bapak,” ujarnya. Saya tertegun. Seperti itulah guru-guru yang sering saya temui di negara-negara maju. Di negara-negara maju lebih banyak guru kreatif daripada guru kognitif. Mereka tak bisa mencetak juara Olimpiade Matematika atau Fisika,tetapi mereka mampu membuat generasi muda menjadi inovator, entrepreneur, dan CEO besar.
Mereka kreatif dan membukakan jalan menuju masa depan. Saat membuat disertasi di University of Illinois, para guru besar saya bukan memaksa saya membuat tesis apa yang mereka inginkan, melainkan mereka menggali dalam-dalam minat dan objektif masa depan saya. Sewaktu saya bertanya, mereka menjawab begini: ”Anda tidak memaksakan badan Anda pada baju kami, kami hanya membantu setiap orang untuk membuat bajunya sendiri yang sesuai dengan kebutuhannya.” Selamat merayakan Hari Pendidikan dan jadilah guru yang mengantarkan kaum muda ke jendela masa depan mereka.

Selengkapnya.......

30 Mei 2011

H-1 SNMPTN, apa yang harus dilakukan?

Satu hari menjelang SNMPTN adalah saat-saat yang penting untuk mempersiapkan segala sesuatu untuk keesokan harinya. Apa yang harus dipersiapkan? Berikut ini adalah tips apa yang harus dilakukan saat H-1 SNMPTN.
1. Persiapkan mental anda untuk bertarung di keesokan harinya dengan banyak berdoa tentunya. Ulang kembali materi yang sudah anda kuasai untuk membangun kepercayaan diri. Jangan memaksakan untuk mengulas materi yang sebenarnya belum anda kuasai karena hal tersebut dapat meruntuhkan kepercayaan diri anda. Ingat bahwa materi yang belum dikuasai tersebut bukan satu-satunya materi yang akan muncul dalam SNMPTN.

2. Pastikan bahwa stamina fisik cukup prima untuk menghadapi SNMPTN 2 hari berikutnya. Tanpa stamina yang benar-benar prima akan dapat menurunkan konsentrasi dalam mengerjakan soal-soal SNMPTN. Istirahat cukup dan makan-makanan bergizi serta berolahraga ringan.

3. Pastikan bahwa seluruh perlengkapan untuk SNMPTN sudah dipersiapkan. Mulai dari baju, celana, sepatu, kartu peserta, pensil (minimal 3 batang yang sudah diraut) karet penghapus, rautan pensil sampai bolpoint.

4. Survei tempat tes anda. Satu hari sebelum tes hendaknya anda melihat langsung tempat tes anda. Tempat tes dalam hal ini jangan hanya lokasi tetapi usahakan melihat ruangan yang akan anda tempati. Jika memungkinkan masuklah ke ruangan tes melihat posisi tempat duduk anda. Hal ini penting untuk membangun kepercayaan diri sekaligus sebagai gladi resik untuk memperhitungkan waktu tempuh dari tempat tinggal anda ke tempat tes.

5. Yakinkan dan sugesti diri anda sendiri bahwa anda siap menghadapi SNMPTN. Jika masih merasa cemas, yakinlah bahwa peserta lain lebih cemas dari anda.

Good Luck and Success!

Selengkapnya.......

25 Juli 2010

Situs Pendidikan di Indonesia

Kecepatan perkembangan Teknologi, Informasi dan Komunikasi yang tidak dapat diperkirakan ditanggapi positif oleh dunia pendidikan di Indonesia. Hal ini ditunjukkan oleh Departemen yang menangani masalah pendidikan. Salah satunya adalah dengan meluncurkan beberapa situs pendidikan. Situs-situs yang berada di bawah naungan depdiknas antara lain adalah sebagai berikut:

1. Website e-dukasi.net
2. Website Buku Sekolah Elektronik (BSE)
3. Website Bimbingan Belajar Online
4. Website TV Edukasi
5. Website How to Teach English
6. Website Jardiknas

Selengkapnya.......

10 April 2010

Mekanisme Pendaftaran SNMPTN 2010

Bagi lulusan tahun 2008, 2009, dan 2010 Ujian Nasional Utama pendaftaran secara online dilaksanakan mulai tanggal 2 Mei 2010 pukul 08.00 WIB dan berakhir tanggal 31 Mei 2010 pukul 16.00 WIB. Bagi lulusan tahun 2010 Ujian Nasional Ulangan dilaksanakan mulai tanggal 10 Juni pukul 08.00 WIB dan berakhir tanggal 12 Juni 2010 pukul 16.00 WIB. Bagi lulusan tahun 2008 dan 2009 dianjurkan mendaftar tanggal 2 - 12 Mei 2010
Pendaftaran online dapat dilakukan dari manapun melalui website http://www.snmptn.ac.id dengan tata cara sebagai berikut :

1. Calon peserta membayar biaya ujian pada tanggal 2 - 31 Mei 2010 melalui Loket/ATM/Internet Banking Bank Mandiri.

2. Ketika melakukan pembayaran, calon peserta harus memasukkan nomor kartu identitas calon peserta (KTP/SIM/Paspor/Kartu Keluarga) dan memilih kelompok ujian yang dikehendaki (IPA/IPS/IPC). Khusus bagi yang menggunakan paspor sebagai identitas diri, pembayaran hanya dapat dilakukan melalui Loket atau Internet Banking.

3. Setelah melakukan pembayaran, calon peserta akan menerima bukti pembayaran yang berisi: (a) Nomor Identitas calon peserta, dan (b) PIN SNMPTN sepanjang 16 karakter.
PERHATIAN : Nomor Identitas dan PIN SNMPTN ini bersifat sangat rahasia dan tidak boleh diperlihatkan pada orang lain. Konsekuensi kelalaian menjaga kerahasiaan informasi tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawab calon peserta.

4. Calon peserta melakukan pendaftaran secara online (melalui Internet) dengan mengunjungi alamat http://www.snmptn.ac.id dan memilih menu Pendaftaran. Untuk melakukan pendaftaran secara online, calon peserta harus menyiapkan :
a. Bukti pembayaran.
b. Kartu identitas yang dipakai ketika melakukan pembayaran.
c. Fotokopi ijazah/tanda lulus.
d. File pasfoto berwarna ukuran 4 x 6 cm (1 bulan terakhir), berformat JPG atau PNG, dengan ukuran maksimum 100 KB.

5. Calon peserta harus melakukan Login dengan memasukkan Nomor Identitas dan PIN SNMPTN yang tercantum dalam bukti pembayaran.

6. Calon peserta mengisi borang (formulir) pendaftaran online sesuai dengan petunjuk yang ada secara benar. Semua informasi yang diisikan dalam borang ini harus benar. Kesalahan/kecurangan dalam pengisian borang ini berakibat pembatalan penerimaan di PTN yang dituju.

7. Calon peserta harus menyimpan dan mencetak file Kartu Bukti Pendaftaran online.

Tutorial tatacara pendaftaran dapat diunduh (download) di website dengan alamat http://www.snmptn.ac.id mulai tanggal 17 April 2010.

Sumber : http://www.snmptn.ac.id

Selengkapnya.......

17 Februari 2010

Pendaftaran Online SNMPTN 2010

SNMPTN tahun ini berbeda dengan SNMPTN tahun-tahun sebelumnya. Sistem pembayaran dan pendaftaran calon mahasiswa baru pada periode sebelumnya, setelah melunasi biaya pendaftaran, calon mahasiswa menyerahkan resi pembayaran ke panitia lokal untuk ditukarkan dengan formulir pendaftaran secara manual.
Proses pendaftaran dan layanan sistem pembayaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2010 akan dilakukan secara online.
Terobosan ini diharapkan bisa mempermudah proses pendaftaran dan menjangkau siswa yang ada di sejumlah daerah.

"Terobosan ini lebih efisien. Tidak perlu ada biaya transportasi ke sana ke mari,"

Kata Muhamad Nuh Menteri Pendidikan nasional seusai penandatanganan nota kesepahaman antara Panitia Nasional SNMPTN 2010 dan Bank Mandiri, Senin (15/2/2010) di Makassar, Sulawesi Selatan.
Dengan sistem pendaftaran online SNMPTN 2010 ini, pendaftar memang tidak perlu datang ke kampus atau panitia lokal. Pendaftar cukup mengisi data secara online di situs SNMPTN 2010 dari mana saja. Lalu, bagaimana dengan para calon mahasiswa didaerah-daerah yang belum terjangkau internet?
Direktur Utama Bank Mandiri Agus Martowardojo mengatakan, pendaftar di daerah-daerah yang belum terjangkau jaringan internet bisa mendatangi 1.086 kantor cabang Bank Mandiri atau melakukan pembayaran melalui 4.500 ATM Bank Mandiri atau 17.000 ATM Bersama yang ada di sejumlah wilayah.
OK, sampai disini dulu infonya. Tunggu info seputar SNMPTN 2010 pada postingan berikutnya.

Selengkapnya.......

09 Februari 2010

Kisi-kisi Ujian Nasional 2009/2010

Setelah beberapa waktu yang lalu saya menulis tentang Pelaksanaan Ujian Nasional 2010, kali ini masih mengangkat tentang Ujian Nasional 2010 yaitu kisi-kisi Ujian Nasional 2009/2010. Kisi-kisi Ujian Nasional ini saya peroleh dari http://www.depdiknas.go.id, harapan saya dengan mengetahui kisi-kisi Soal Ujian Nasional 2010 siswa akan memiliki pedoman untuk mempersiapkan menghadapi Ujian Nasional 2010 yang tinggal menghitung hari. Berikut adalah kisi-kisi soal Ujian Nasional yang dapat didownload.

Untuk kisi - kisi Ujian Nasional dapat dilihat dalam:

Peraturan Mendiknas Nomor 74 Tahun 2009, Download Kisi-kisi UASBN SD/MI/SDLB
Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah/Sekolah Dasar Luar Biasa (SD/MI/SDLB) Tahun Pelajaran 2009/2010

Peraturan Mendiknas Nomor 75 Tahun 2009, Download Kisi-kisi UN SMP/MTs/SMPLB/SMA/MA/SMALB/SMK
Ujian Nasional Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTS), Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB), Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA), Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMALB), dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Tahun Pelajaran 2009/2010

Peraturan Mendiknas Nomor 84 Tahun 2009, Download perubahan Kisi-kisi UN MA
Perubahan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 75 Tahun 2009 Tentang Ujian Nasional Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (Smp/Mts), Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB), Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA), Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMALB), dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Tahun Pelajaran 2009/2010

Selengkapnya.......

31 Januari 2010

SPMU UNNES 2010

SPMU UNNES 2010 akan segera ditutup. Hari ini 31 Januari 2010 adalah hari terakhir pendaftaran online, yang menurut situs resmi Universitas Negeri Semarang akan ditutup nanti pada pukul 23.59.59. Jadi bagi yang berminat melanjutkan kuliah di UNNES lewat jalur SPMU langsung aja kunjungi halaman pendaftaran online SPMU UNNES 2010 disini. SPMU 2010 tahun ini, calon mahasiswa dapat memilih SPMU jalur reguler atau beasiswa.
Setelah melakukan pendaftaran, berikutnya adalah melakukan pembayaran di BRI seluruh Indonesia. Setelah melakukan pembayaran, selanjutnya calon peserta mencetak kartu peserta. Info terakhir untuk pencetakan kartu peserta dapat dilakukan lebih cepat. Sebelumnya pencetakan hanya bisa dilakukan 2 hari setelah pembayaran. Untuk mempermudah layanan pencetakan Kartu Tanda Peserta SPMU 2010 bagi program sarjana dan diploma, maka pencetakan kartu tersebut sudah dapat dilakukan SATU JAM setelah pembayaran biaya pendaftaran. Untuk pembayaran dan pencetakan kartu tes dibatasi sampai dengan 5 Februari 2010. So... bagi yang berminat dan belum mendaftar segera aja kunjungi situs resmi SPMU UNNES untuk informasi selengkapnya

Selengkapnya.......

30 Januari 2010

Ujian Nasional 2010 : Nilai Kelulusan Minimal 5,50

Ujian Nasional 2009/2010 sudah didepan mata. Berbagai silang pendapat tentang pelaksanaan UN 2010 bermunculan, namun keputusan MA Tentang Ujian Nasional (UN) sudah ditetapkan. Putusan MA tentang penyelenggaraan ujian nasional (UN) yang menguatkan Putusan Pengadilan Tinggi Nomor 377/PDT/2007/PT.DKI, yang menguatkan Putusan Pengadilan Negeri Nomor 228/Pdt.G/2006/PN.JKT.PST. Dalam Putusan MA tersebut tidak ada larangan untuk menyelenggarakan UN. Artinya, tidak ada putusan yang menyatakan UN dihapuskan. Download Putusan MA Tentang UN disini

PELAKSANAAN UJIAN NASIONAL SMA-MA TAHUN PELAJARAN 2009/2010

A. JADWAL UJIAN NASIONAL SMA-MA
1. UN dilakukan dua kali, yang terdiri atas UN Utama dan UN Ulangan.
2. UN Ulangan diperuntukkan bagi peserta yang belum lulus UN Utama.
3. UN Susulan hanya berlaku bagi peserta didik yang sakit atau berhalangan dan
dibuktikan dengan surat keterangan yang sah.
4. UN dilaksanakan secara serentak.
5. Jadwal pelaksanaan UN sebagai berikut.


B. BAHAN UJIAN NASIONAL
Jumlah butir soal dan alokasi waktu UN SMA/MA adalah sebagai berikut:


*) terdiri atas 15 soal listening comprehension atau 15 soal reading untuk
penyandang tunarungu dan 35 soal pilihan ganda.
**) Sesuai dengan pilihan


B. KELULUSAN UJIAN NASIONAL
1. Peserta UN dinyatakan lulus jika memenuhi standar kelulusan UN sebagai berikut:
memiliki nilai rata-rata minimal 5,50 untuk seluruh mata pelajaran yang diujikan,
dengan nilai minimal 4,00 untuk paling banyak dua mata pelajaran dan minimal 4,25
untuk mata pelajaran lainnya.

2. Kabupaten/Kota dan atau satuan pendidikan dapat menentukan standar kelulusan UN
lebih tinggi dari kriteria butir 1.

3. Pengiriman hasil UN Utama SMA/MA, SMALB, dan SMK ke Penyelenggara
Tingkat Provinsi paling lambat tanggal 21 April 2010.

4. Pengumuman kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan oleh masing-masing
satuan pendidikan paling lambat tanggal 26 April 2010.

5. Pengiriman hasil UN Ulangan SMA/MA, SMALB, dan SMK ke Penyelenggara
Tingkat Provinsi paling lambat tanggal 8 Juni 2010.

6. Pengumuman kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan oleh masing-masing
satuan pendidikan paling lambat tanggal 12 Juni 2010.

C. KELULUSAN DARI SATUAN PENDIDIKAN
Kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan ditentukan oleh satuan pendidikan
berdasarkan rapat Dewan Guru dengan menggunakan kriteria sebagai berikut:
1. menyelesaikan seluruh program pembelajaran;

2. memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran
kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia, kelompok mata pelajaran
kewarganegaraan dan kepribadian, kelompok mata pelajaran estetika, dan kelompok
mata pelajaran jasmani, olah raga, dan kesehatan ;

3. lulus ujian sekolah/madrasah untuk kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan
teknologi; dan

4. lulus Ujian Nasional

Download PROSEDUR OPERASI STANDAR (POS)
UJIAN NASIONAL (UN) SEKOLAH MENENGAH
ATAS/MADRASAH ALIYAH (SMA/MA)
TAHUN PELAJARAN 2009/2010 disini

Sumber :http://bsnp-indonesia.org

Selengkapnya.......

26 Juni 2009

Waktu e-Registrasi USM STAN Diperpanjang

Bagi anda yang ingin mengikuti Ujian Saringan Masuk STAN dan sampai saat ini belum berhasil melakukan e-Registrasi jangan panik dulu. Pagi ini saya coba untuk masuk ke sistem pendaftaran USM STAN di http://www.usm.stan.ac.id/. Saya mendapatkan informasi bahwa pendaftaran hari ini di tutup karena sedang dalam perbaikan dan dibuka lagi tgl 26 Juni (hari ini juga) pada pukul 15.00 WIB. Tapi ada kabar gembira juga bahwa waktu pendaftaran online / e-Registrasi USM STAN di perpanjang sampai dengan tanggal 7 Juli 2009. Kabar ini pastilah cukup melegakan para calon pendaftar karena pendaftaran harus dilakukan melalui e-Registrasi (e-Reg). Pendaftar yang menyerahkan berkas tanpa bukti pendaftaran e-Reg tidak akan diterima!
Secara umum, alur pendaftaran sampai dengan peserta memperoleh bukti peserta ujian (BPU) adalah sebagai berikut:


1.Pendaftar mengisi form pendaftaran e-registrasi melalui situs http://usm.stan.ac.id

2.Selanjutnya pendaftar menyetor biaya pendaftaran USM STAN sebesar Rp.100.000,-(seratus ribu rupiah) ke rekening Bendahara Administrasi Keuangan BLU STAN di Bank Mandiri Cabang Jakarta Bintaro Jaya dengan nomor rekening 128-00-0554888-5.

3.Jika Pendaftar telah menyetor biaya pendaftaran USM STAN sebelum mengisi Form Pendaftaran, silakan langsung mengisi Form pendaftaran dengan lengkap dan benar, login dengan username dan password Anda, mengisi keterangan Setoran Bank (tanggal setoran bank, nama bank penyetor, dan kode setoran/validasi bank) dengan cara klik Data Pendaftar dari Menu User dan Edit Penyetoran Pendaftaran. Langsung ke No. 5

4.Pendaftar mengakses kembali situs http://usm.stan.ac.id untuk mengedit dan melengkapi data keterangan setoran bank.

5.Pendaftar mencetak Bukti Pendaftaran setelah data valid dan data telah dikunci.

6.Pendaftar datang ke lokasi penyerahan berkas pendaftaran pada tanggal yang telah ditentukan sesuai dengan pilihan lokasi ujian pada saat mengisi form pendaftaran e-registrasi, dengan membawa berkas:
* formulir bukti pendaftaran yang telah dicetak (dapat di-download pada saat proses e-Registrasi sudah lengkap).
* dokumen persyaratan lainnya untuk dilakukan verifikasi berkas oleh panitia.

7.Pada saat hari penyerahan berkas tersebut, calon peserta akan mendapatkan Bukti
Peserta Ujian (BPU) yang akan digunakan sebagai tanda bukti keikutsertaan pada saat USM berlangsung.

Info selengkapnya silahkan kunjungi situs resminya di http://usm.stan.ac.id

Selengkapnya.......

30 Mei 2009

Tips Menghadapi SNMPTN : Persiapan Awal

Ketakutan calon mahasiswa menjelang pelaksanaan SNMPTN sangatlah tidak beralasan jika sebelumnya para calon mahasiswa telah mempersiapkan sebaik-baiknya. Mengapa demikian? Bukankah SNMPTN adalah hal yang ditunggu setelah selama 3 tahun belajar di SMA/SMK. SNMPTN sebenarnya adalah hal yang biasa saja seperti ulangan kenaikan kelas bahkan ulangan harian. Yang membedakan adalah tingkat persaingannya yang sangat ketat dan sulit di tebak.
Nah, untuk memenangkan persaingan itu perlu melakukan persiapan yang matang. Hal-hal yang tidak boleh di abaikan dalam menghadapi SNMPTN adalah persiapan awal sebelum mengikuti SNMPTN. Periapan awal tersebut adalah:

1. Cari informasi selengkap-lengkapnya pada pihak yang bisa dipercaya/dipertanggungjawabkan mengenai kapan pendaftaran di mulai, dimana tempat mendaftar, bagaimana caranya, dan apa syarat-syarat yang diperlukan untuk pendaftara.
2. Isi formulir pendaftaran dengan benar dan sesuai petunjuk. Kesalahan dalam mengisi formulir pendaftaran akan menjadi awal kegagalan dalam mengikuti SNMPTN. Mintalah bantuan pada pihak yang sudah berpengalaman untuk hal ini.
3. Pastikan bahwa jurusan yang dipilih sudah sesuai dengan hal-hal yang seharusnya menjadi pertimbangan dalam memilih program studi di PTN.
4. Mempersiapkan materi pelajaran yang akan menjadi mata uji pada SNMPTN salah satunya dengan menikuti bimbingan belajar khusus untuk mengikuti SNMPTN.
Pelaksanaan SNMPTN sudah begitu dekat. Sudah siapkah kalian?

Selengkapnya.......

22 Mei 2009

Memilih Program Studi di PTN

Bagi siswa-siswi SMA kelas XII yang ingin melanjutkan studi ke PTN (Perguruan Tinggi Negeri) saat ini sebagian besar pasti sedang bingung untuk menentukan jurusan/program studi apa yang akan dipilih dalam SNMPTN nanti. Seharusnya hal ini tidak perlu terjadi. Siswa-siswa pasti selama belajar di Sekolah Menengah Atas mendapat jam khusus Bimbngan dan Konseling. Sepengetahuan saya pada saat jam tersebut biasanya bapak/ibu guru BK memberikan arahan-arahan tentang pemilihan jurusan/program studi yang tepat untuk masing-masing siswa. Namun masa-masa SMA adalah masa dimana gejolak dan psikologi remaja yang labil. Seringkali pengaruh teman sebaya mempunyai andil yang lebih besar dalam menentukan pilihan jurusan daripada keinginan, minat dan potensi pribadi. Sehingga saat-saat seperti ini masih kebingungan dalam menentukan jurusan/program studi yang akan dipilih dalam mengikuti SNMPTN.
Beberapa tips untuk memilih jurusan di PTN adalah sebagai berikut.

1. Sesuaikan dengan Minat, Bakat, Potensi diri dan Cita-cita

Siswa yang telah mengetahui potensi pribadi, minat dan bakatnya pada umumnya sudah menentukan cita-citanya. Sesuaikan pilihan jurusan dengan cita-cita yang dimiliki. Jika bercita-cita menjadi dokter, maka pilihlah jurusan kedokteran. Jika ingin jadi seorang Guru pilihlah jurusan kependidikan. Hal ini biasanya sudah direncanakan saat masih di bangku SMA. Pada saat pemilihan jurusan Ilmu Alam, Ilmu Sosial, atau Ilmu Bahasa, saat itu pastilah sudah membayangkan "jadi" apa di masa mendatang. Jurusan/program studi di berbagai PTN dapat dilihat disini.

2. Sesuaikan dengan Kemampuan Ekonomi Keluarga.

Kemampuan Ekonomi Keluarga sangat perlu di perhatikan. Tidak dapat di pungkiri, untuk masuk ke Perguruan Tinggi Negeri sekarang ini membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Hal ini mungkin bukan masalah besar bagi calon mahasiswa yang mempunyai latar belakang ekonomi keluarga yang baik. Tetapi bagi yang pas-pasan akan memusingkan kepala.
Dengan memperhatikan kemampuan ekonomi keluarga ataupun pihak yang nantinya akan membiayai kuliah, bisa dijadikan dasar dalam memilih jurusan/program studi di Perguruan Tinggi mana yang akan dipilih. Faktor lokasi PTN juga diperhitungkan untuk menentukan seberapa besar biaya hidup yang akan ditanggung selama masa kuliah.

3. Mencari Informasi yang Tepat

Informasi yang tepat tentang program studi atau pilihan jurusan sangat diperlukan untuk mempertimbangkan pemilihan jurusan, terutama mengenai status jurusan, biaya kuliah, dan Prospek Pekerjaan. Informasi tentang status jurusan apakah sudah terakreditasi atau belum sangat diperlukan untuk mempertimbangkan prospek memperoleh pekerjaan dan karir. Hal ini dikarenakan beberapa lembaga masih mempertimbangkan akreditasi jurusan untuk perekrutan pegawai.
Informasi tentang jurusan/program studi ini dapat diperoleh dari keluarga, teman, guru, kakak kelas, teman mahasiswa, bimbingan belajar, profesional, dan lain sebagainya.
Internet juga merupakan salah satu sarana untuk mencari informasi yang selengkap-lengkapnya tentang program studi yang akan dipilih.

4. Peluang Diterima

Peluang diterima didasarkan pada kemampuan pribadi, daya tampung, dan besar kecilnya peminat terhadap salah satu jurusan. Setelah mengetahui kemampuan pribadi, informasi mengenai daya tampung dan peminat terhadap suatu jurusan dapat diperoleh di situs resmi SNMPTN di www.snmptn.ac.id, atau klik disini. Pada saat SNMPTN peserta akan diberikan minimal 2 pilihan jurusan. Pergunakanlah dengan baik, jika pilihan pertama anda memilih jurusan yang favorit sesuai dengan cita-cita maka pilihan kedua hendaknya disesuaikan dengan kemampuan anda, atau mungkin lebih rendah.
Pilihan jurusan akan menentukan masa depan anda, pikirkanlah dengan matang, dengan pikiran yang jernih, konsultasi dengan orang terdekat, orang tua dan jangan lupa berdoa setelah usaha maksimal yang telah dilakukan.

Selengkapnya.......