
Satu alasan mengapa Google membuat Chrome versi Linux dan Mac OS X, menurut software engineer Chromium, Jeremy Moskovich, adalah karena teknik "sandboxing", Chrome yang digunakan untuk membuat browser Chrome versi Windows lebih mudah, sedangkan untuk Linux sedikit berbeda dari Wimdows. Dengan sistem operasi Linux, ada beberapa mekanisme sandboxing yang berbeda. Namun, untungnya API (Aplication Programming Interface) untuk sandboxing pada Mac OS X lebih mudah daripada Linux. Google akan tetap berhati hati untuk mengembangkan Chrome di mesin Mac OS X ini.
Google mengharapkan Chrome versi final Mac dan Linux ini akan bisa dirilis tahun ini. Sementara menurut Net Applications, Chrome hanya memiliki market share 1,8% di bulan Mei, jauh bila dibandingkan browser Apple Safari untuk Mac yang mencapai 8,43% di bulan yan sama. namun berita baiknya, market share Chrome memgalami peningkatan lebih dari 25 % di bulan Mei daripada bulan sebelumnya.
Sumber : www.dailytech.com
1 komentar:
nice info...
Posting Komentar